Item Yang Harus Dipersiapkan

Item yang harus dipersiapkan :

1. Popok, dapat dibeli di toko baju bayi namun ukurannya agak kecil. Agar bisa dipakai lebih lama kami membuatnya sendiri. Bayi yang baru lahir sangat sering pipis & pup. Mengganti popok lebih mudah & lebih praktis daripada celana.

2. Botol Susu & Sikat Botol. Beli dahulu ukuran 50 ml karena porsi minum bayi newborn masih sedikit. Setelah bayi berusia +/- 3 bulan porsinya meningkat sehingga kami menyarankan untuk membeli lagi botol ukuran 120 ml.

3. Pakaian & Celana Bayi. Untuk bayi newborn kami sarankan untuk membeli pakaian berbahan halus dengan model kemeja krn mudah untuk dikenakan. Untuk celana apabila hendak menggunakan dalam periode yang lama maka sebaiknya jangan membeli model yang tutup kaki karena bayi cepat bertambah tinggi badannya. Bunda harus menyiapkan baju tangan  pendek, baju tangan panjang, kaus dalam, celana pendek, celana panjang & topi bayi. Jangan lupa siapkan juga 1 mantel (biasa disebut Selimut Mantel) untuk membungkus bayi pulang dari RS ke rumah atau untuk jalan2 keluar rumah.

4. Gurita. Sekarang dokter kurang menyarankan penggunaan gurita. Namun kami masih mendengarkan nasihat dari orang tua bahwa perut bayi sebaiknya tertutup agar bayi hangat. Kami juga beradaptasi dengan saran dokter sehingga gurita dikenakan secara longgar agar tidak membuat nafas bayi menjadi sesak.

5. Gurita Ibu. Sebaiknya ibu juga tidak lupa untuk membeli gurita bagi dirinya sendiri. Jenis gurita ada 2 yakni model ikat bertali-tali & model rekat. Model ikat lebih kencang namun agak repot untuk berpergian. Model rekat sangat praktis namun mudah longgar. Silahkan pilih yang paling nyaman bagi ibu.

6. Kain Bedongan. Kami membuatnya sendiri dari bahan pernell agar hangat & menyerap ompol. Jangan menggunakan bahan flanell karena akan membuat ompol bayi mengalir & membahasi seluruh pakaiannya. Kami membeli bahan pernell di toko bahan kiloan (lebih ekonomis loh bunda), memotongnya dengan ukuran 60 x 60 cm lalu di-neci (obras) pinggirannya.

7. Sarung tangan & Sarung Kaki. Kami memilih bahan kaus karena ada pengalaman saudara yang jari tangan bayinya terjerat oleh benang jahitan sarung tangan katun.

8. Kaus Kaki. Setelah bayi berusia 2-3 bulan maka bayi sudah tidak lagi menggunakan sarung tangan & sarung kaki. Untuk pergi keluar (ke dokter atau jalan2) kami memakaikan kaus kaki saja.

9. Bantal. Pilihlah yang ada cekungan di bagian tengahnya sehingga bentuk kepala bayi tidak akan peyang. Ada baiknya Bunda sesekali menidurkan bayi secara tengkurap supaya bentuk kepalanya bagus. Namun sebaiknya tetap diawasi karena bayi bisa saja tertelungkup & tidak dapat mengangkat kepalanya sehingga nafas bayi sesak.

10. Perlak / Tatakan Ompol. Ada 2 jenis perlak, yang datar & yang bergelembung. Untuk memandikan bayi lebih mudah memakai perlak datar karena mudah dikeringkan. Namun untuk tidur bayi lebih nyaman dengan perlak bergelembung karena ada sela udara masuk sehingga punggung bayi tidak panas. Jangan lupa untuk menaruh kain pernell diatas perlak sebelum menaruh bayi sehingga bayi lebih nyaman &  ompol dapat diserap kain.

11. Bak Mandi. Ada bak mandi dengan tempat duduk bayi & ada yang biasa. Kami menyarankan untuk memilih yang biasa karena bayi newborn belum bisa duduk & harus dimandikan dengan cara diterlentangkan.

12. Kosmetika Bayi. Bunda harus mempersiapkan minyak telon, bedak bayi, tempat bedak, baby cologne, baby oil, sabun & shampoo. Dapat juga menggunakan sabun merangkap shampoo (top to toe) sehingga lebih praktis. Jangan lupa persiapkan kain kasa, betadine & alkohol untuk tali pusat bayi yang belum copot.

Pos ini dipublikasikan di Prenatal. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s